Skip to content
TODAY A READER, TOMORROW A LEADER
facebook
twitter
youtube
instagram
Perpustakaan UIN SATU Tulungagung  NPP 3504032F1000001
Call Support +62 857 3087 3023
Email Support [email protected]
Location Jl. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Perpustakaan
    • Visi dan Misi Perpustakaan
    • Jam Layanan
    • SDM
      • Kepala Perpustakaan
      • Koordinator Bidang Pengembangan Koleksi
      • Koordinator Bidang Pengolahan Bahan Pustaka
      • Koordinator Bidang Pelayanan Pemustaka
      • Koordinator Bidang Pengembangan Teknologi Informasi
      • Tenaga Teknis Perpustakaan
      • Dosen Pembantu
  • Artikel
    • Berita
    • Kegiatan
    • Pengumuman
  • Layanan
    • Layanan Sirkulasi
    • Layanan E-Resources
    • Layanan Cek Plagiasi
    • Layanan Administrasi
    • Layanan Referensi dan Koleksi Khusus
  • E-RESOURCES
    • Repository
    • E-Pustaka
    • E-Book Kitab
    • Online Book System
    • E-Journal
    • EBSCO
    • PROQUEST
    • ScienceDirect
  • Download
    • Pedoman Unggah Mandiri
    • Materi User Education 2022
    • Form Kartu Hilang
    • Hasil Survey Layanan Perpustakaan
      • 2016
      • 2017
      • 2018
  • Kontak

Perbedaan Informasi Zaman Old dengan Informasi Zaman Now

Home > Artikel > Perbedaan Informasi Zaman Old dengan Informasi Zaman Now

Perbedaan Informasi Zaman Old dengan Informasi Zaman Now

Posted on 7 Agustus 202017 Juni 2021 by admin
0

Di kehidupan modern seperti sekarang ini, manusia tidak terlepas dari yang namanya informasi. Informasi bisa diperoleh melalui dua sumber, yaitu secara langsung melalui komunikasi dengan orang lain, dan secara tidak langsung melalui perantara media massa. Media massa terbagi atas dua jenis, yaitu media massa yang berupa media cetak seperti koran dan majalah, serta media elektronik seperti televisi, radio ataupun media cyber (internet).

Pada saat ini, media massa telah menjadi kebutuhan pokok seseorang dalam mendapatkan informasi. Namun, seiring berjalannya waktu media massa telah mengalami pergeseran fungsi dan perannya sebagai media komunikasi publik. Jika pada zaman dahulu media massa dijadikan kebutuhan oleh orang-orang yang ekonominya menengah keatas seperti para raja, sultan, dan orang-orang yang memiliki jabatan untuk mengelola pemerintahan. Informasinya pun bersifat terbatas hanya mengenai kepentingan pemerintahan semata.

Namun, pada saat ini media massa telah menjadi kebutuhan semua orang mulai dari masyarakat yang ekonominya rendah hingga menengah keatas. Isi konteks dalam pemberitaannya pun sudah tidak monoton tentang pemerintahan saja. Menjadi lebih beragam mulai dari informasi mengenai olahraga, teknologi, politik, sampai dengan isu global. Media massa kini bukan saja milik pemerintah sepenuhnya, tetapi hampir sebagian besar telah dikuasai oleh pihak swasta.

Oleh sebab itu informasi sekarang ini seolah tak terbendung lagi. Banyaknya media pemberitaan yang ada seolah tengah berlomba untuk mendapatkan informasi secepat mungkin. Titik poinnya bukan lagi pada keakuratan informasi tetapi pada kecepatan informasi. Bukan lagi bersandar pada fakta namun lebih kepada antusias warga. Seolah tidak peduli lagi akan kebenaran informasi, selama informasi tersebut banyak diakses dan dinikmati oleh banyak orang hal tersebut dianggap lumrah.

Melihat realitas ini, amat disayangkan karena hakekat dari informasi itu sendiri seolah telah sirna hanya karena tujuan bisnis semata. Padahal hakekat utama dari media massa adalah memberikan informasi yang aktual dan faktual kepada publik. Kedua unsur ini harus ada. Namun, saat ini banyak media massa yang memberitakan sebuah berita yang seringkali tidak didasari oleh fakta yang ada. “Bad news is a good news“ (-unknown) begitulah kutipan prinsip yang banyak dikaim oleh media massa saat ini. Karena sebuah berita buruk akan menjadi berita yang sangat bagus untuk dipublikasikan kepada masyarakat luas. Masyarakat akan lebih tertarik dengan berita-berita burung yang terkadang belum jelas kebenarannya.

Oleh karena itu, kita sebagai konsumen dari media massa harus cerdas dalam menyikapi informasi yang beredar luas saat ini. Informasi sama halnya seperti virus, jika kita memiliki antibodi yang kuat maka virus tersebut akan sukar masuk ke dalam tubuh kita. Jika kita cerdas dalam memfilter informasi yang masuk (literasi informasi), kita akan terhindar dari tipu daya pemberitaan media massa yang dapat merugikan waktu, tenaga, dan pikiran kita.

Jika kita sebagai konsumen sudah mampu untuk menyaring informasi dan memanfaatkannya secara tepat guna, sudah pasti kita hanya akan mengonsumsi informasi yang berbobot dan tidak akan ada lagi kerugian yang diakabatkan oleh berita-berita yang tidak jelas kebenerannya.

Semoga penjelasan di atas dapat membantu kita agar lebih bijak lagi dalam menyikapi sebuah informasi yang kita terima. Ingat!! Generasi milenial harus cerdas dalam berliterasi, berkreasi serta berinovasi. Salam Literasi J

Penulis : Ich@

Pos-pos Terbaru

  • Prosedur Pendaftaran E-Pustaka UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Pelatihan Mendeley
  • LIBFEST
  • Layanan Repository
  • Serah Simpan Karya Tugas Akhir Mahasiswa

Arsip

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • April 2025
  • September 2024
  • Juli 2024
  • Februari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019
  • Maret 2019
  • Januari 2019
  • November 2018
  • September 2018
  • Juni 2016
  • Desember 2009

Kategori

  • Artikel
  • Berita
  • E-Pustaka
  • FAQ
  • Kegiatan
  • Layanan Terbaru
  • New Slider
  • Panduan
  • Partnership
  • Pengumuman
  • Portofolio
  • Service
  • Slider
  • tak berkategori
  • Testimoni

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Pos-pos Terbaru

  • Prosedur Pendaftaran E-Pustaka UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Pelatihan Mendeley
  • LIBFEST
  • Layanan Repository
© 2026 Perpustakaan UIN SATU Tulungagung NPP 3504032F1000001 | WordPress Theme: Enlighten