Perpustakaan — UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Informasi & Contact Website UIN SATU
Home page / News
Informasi

Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Bangun Budaya Kunjung melalui User Education

07 September 2026

Tulungagung, 7 September 2026 — Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung secara resmi melaunching User Education Perpustakaan sekaligus membuka rangkaian kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi sekaligus mendorong optimalisasi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, study, pengembangan ide, dan produksi pengetahuan di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. H. Abad Badruzzaman, Lc., M.Ag., yang hadir mewakili Rektor.

In his speech, Prof. H. Abad Badruzzaman menegaskan pentingnya keberadaan perpustakaan dalam ekosistem perguruan tinggi. According to him, perpustakaan merupakan jantung perguruan tinggi, karena memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai aktivitas akademik, terutama pembelajaran, study, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Ia juga menjelaskan bahwa kunjungan ke perpustakaan dapat berlangsung melalui dua model, that is by design And by kesadaran.

“Kalau kunjungan ke perpustakaan itu by design, berarti memang dirancang atau diupayakan agar mahasiswa datang ke perpustakaan. Sedangkan yang kedua adalah by kesadaran, yaitu mahasiswa datang karena memang memiliki kebutuhan dan kesadaran untuk memanfaatkan perpustakaan,” jelas Prof. H. Abad Badruzzaman.

Dalam konteks tersebut, pelaksanaan User Education merupakan salah satu bentuk upaya by design yang dilakukan oleh Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Through this activity, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai layanan, facility, koleksi, serta sumber informasi yang tersedia di perpustakaan.

According to him, upaya tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya mengetahui keberadaan perpustakaan, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkan berbagai sumber informasi yang tersedia untuk menunjang kegiatan akademik.

“User education ini merupakan bagian dari upaya kita secara by design. Kita mengupayakan agar mahasiswa mengenal perpustakaan, mengetahui apa yang tersedia di dalamnya, dan pada akhirnya tumbuh kesadaran untuk memanfaatkannya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Prof. H. Abad Badruzzaman berharap kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan ke perpustakaan, tetapi juga mampu membangun kesadaran sivitas akademika untuk menjadikan perpustakaan sebagai bagian penting dari kehidupan akademik.

Meanwhile, in his speech, Kepala Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyampaikan bahwa perpustakaan harus terus dikembangkan menjadi ruang akademik yang hidup, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika.

According to him, perpustakaan tidak semestinya hanya dipahami sebagai tempat untuk membaca atau meminjam buku. Lebih dari itu, perpustakaan dapat menjadi reading room, ruang menulis, ruang menciptakan ide, ruang kolaborasi, serta ruang untuk mengembangkan penelitian.

“Perpustakaan bisa dijadikan sebagai ruang baca, ruang menulis, ruang menciptakan ide, ruang kolaborasi, dan ruang untuk mengembangkan penelitian,” ungkap Kepala Perpustakaan, Ahmad Fahrudin, pria asli Tulungagung tersebut.

Pandangan tersebut menjadi bagian dari semangat transformasi Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Perpustakaan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia koleksi, tetapi juga hadir sebagai mitra akademik yang mendukung proses pembelajaran, study, publikasi, dan pengembangan pengetahuan.

Melalui User Education, mahasiswa diharapkan semakin mengenal berbagai sumber informasi dan layanan perpustakaan, baik koleksi tercetak maupun digital. Mahasiswa juga diarahkan untuk mampu melakukan penelusuran informasi secara efektif, menemukan sumber referensi yang kredibel, serta memanfaatkan berbagai sumber tersebut untuk mendukung pembelajaran dan penelitian.

Meanwhile, Hari Kunjung Perpustakaan menjadi momentum untuk mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mengubah cara pandang terhadap perpustakaan.

Perpustakaan tidak hanya perlu dikunjungi ketika mahasiswa mendapatkan tugas, tetapi dapat menjadi bagian dari keseharian akademik—tempat membaca, write, berdiskusi, menemukan gagasan, berkolaborasi, dan mengembangkan penelitian.

Dari membaca lahir pengetahuan, dari menulis lahir gagasan, dari kolaborasi lahir inovasi, dan dari penelitian lahir kontribusi.

Dengan semangat tersebut, Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan sivitas akademika serta menjadikan perpustakaan sebagai ruang strategis dalam membangun budaya literasi, budaya akademik, riset, dan inovasi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.