Skip to content
TODAY A READER, TOMORROW A LEADER
facebook
twitter
youtube
instagram
Perpustakaan UIN SATU Tulungagung  NPP 3504032F1000001
Call Support +62 857 3087 3023
Email Support [email protected]
Location Jl. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Perpustakaan
    • Visi dan Misi Perpustakaan
    • Jam Layanan
    • SDM
      • Kepala Perpustakaan
      • Koordinator Bidang Pengembangan Koleksi
      • Koordinator Bidang Pengolahan Bahan Pustaka
      • Koordinator Bidang Pelayanan Pemustaka
      • Koordinator Bidang Pengembangan Teknologi Informasi
      • Tenaga Teknis Perpustakaan
      • Dosen Pembantu
  • Artikel
    • Berita
    • Kegiatan
    • Pengumuman
  • Layanan
    • Layanan Sirkulasi
    • Layanan E-Resources
    • Layanan Cek Plagiasi
    • Layanan Administrasi
    • Layanan Referensi dan Koleksi Khusus
  • E-RESOURCES
    • Repository
    • E-Pustaka
    • E-Book Kitab
    • Online Book System
    • E-Journal
    • EBSCO
    • PROQUEST
    • ScienceDirect
  • Download
    • Pedoman Unggah Mandiri
    • Materi User Education 2022
    • Form Kartu Hilang
    • Hasil Survey Layanan Perpustakaan
      • 2016
      • 2017
      • 2018
  • Kontak

Fadhilah dan Keistimewaan Bulan Ramadhan

Home > Artikel > Fadhilah dan Keistimewaan Bulan Ramadhan

Fadhilah dan Keistimewaan Bulan Ramadhan

Posted on 4 Mei 20209 Juli 2020 by admin
0

Ramadhan adalah bulan mulia yang dinantikan oleh setiap umat islam. Pada bulan ramadhan umat islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa kecuali orang yang memiliki uzur atau halangan seperti musafir, orang sakit, ibu hamil dan menyusui. Karena merupakan bulan yang mulia maka pahala ibadah di bulan ini akan dilipatgandakan.

Puasa ramadhan dilaksanakan selama sebulan penuh, kewajiban tersebut sebagaimana firman Allah dalam surat Al baqarah ayat 183-185 yang artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Bulan ramadhan dibagi menjadi tiga fase yakni sepuluh hari pertama, sepuluh hari kedua dan sepuluh hari ketiga. Sebagaimana hadist Rasullullah SAW yang bunyinya :

“Ramadhan itu awalnya adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya adalah kebebasan dari api neraka”.

Hadist di atas menerangkan bahwa bulan ramadhan memiliki beberapa keistimewaan dan keutamaan. Adapun keistimewaan bulan ramadhan dibagi menjadi tiga yaitu sepuluh hari pertama, sepuluh hari kedua, dan sepuluh hari terakhir.

1. Keistimewaan sepuluh hari pertama ramadhan

Sepuluh hari pertama dalam bulan ramadhan biasanya adalah masa tersulit dimana kita masih dalam proses menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru yakni tidak makan dan minum dari mulai sebelum terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Meskipun demikian sepuluh hari pertama juga merupakan hari-hari dimana tidak sedikit pula umat islam yang berbondong-bondong dengan penuh semangat melaksanakan ibadah khususnya ibadah shalat tarawih di masjid.

Pada sepuluh hari pertama ramadhan, Allah memberikan rahmat kepada seluruh umatnya. Semua pintu rahmat atau berkat Allah dibuka dan sebagai umat muslim yang beriman tentunya kita tidak boleh melewatkannya. Rahmat Allah SWT merupakan berkah kasih sayang-Nya kepada makhluk-Nya. Dengan rahmat Allah SWT inilah kita bisa terus melaksanakan ibadah sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat. Jangan sampai kita termasuk dalam golongan orang-orang yang lalai dan melewatkan sepuluh hari pertama ramadhan dengan sia-sia. Umat islam sebaiknya memperbanyak ibadah dan menjaga diri dari hawa nafsu yang dapat membatalkan puasa. Berikut merupakan cara agar kita dapat meraih rahmat Allah SWT pada sepuluh hari pertama ramadhan :

  1. Perbanyak ibadah sunnah
  2. Rajin membaca al quran
  3. Banyak berdzikir
  4. Hindari hal-hal yang bisa membatalkan puasa
  5. Sholat wajib berjama’ah
  6. Perbanyak doa kepada Allah
  7. Silaturahmi kepada sanak, tetangga dan kerabat dekat

2. Keistimewaan sepuluh hari kedua ramadhan

Dianjurkan kepada umat mukmin untuk menjalankan ibadah puasa secara menyeluruh dan rajin pada semua hari selama ramadhan agar mendapatkan kebaikan dan pahala yang sempurna. Pertengahan ramadhan merupakan ampunan bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh meminta maaf dan bertobat atas segala dosa-dosa yang pernah dilakukannya. Adapun keutamaan ramadhan pada sepuluh hari kedua adalah sebagai berikut :

  1. Wujud istiqomah
  2. Jauh dari godaan duniawi
  3. Dikabulkan segala doa
  4. Sukses dalam ibadah ramadhan
  5. Mendapat kemudahan selama ramadhan
  6. Memiliki iman lebih dalam
  7. Jalan untuk bersyukur
  8. Dimudahkan selama di dunia dan akhirat
  9. Jalan kebaikan lebih luas
  10. Mendapatkan petunjuk di setiap malam ramadhan
  11. Mendapatkan jalan di tengah kesulitan
  12. Dikuatkan untuk menjalankan hingga ramadhan terakhir
  13. Menjadi pribadi yang lebih baik
  14. Mencegah dari perbuatan maksiat
  15. Mengikuti teladan para Rasul

3. Keistimewaan sepuluh hari terakhir ramadhan

Sepuluh hari terakhir ramadhan merupakan masa yang paling banyak godaannya karena sebagian besar umat muslim disibukkan dengan berbagai macam ritual atau budaya perayaan hari raya idul fitri seperti tradisi untuk membeli baju baru, menyediakan berbagai makanan sebagai sajian untuk tamu di hari raya, dan berbagai aktivitas lain yang dapat mengganggu kekhusyu’an dalam melaksanakan ibadah. Padahal sepuluh hari terakhir ramadhan memiliki keistimewaan dan keutamaan yang jauh lebih besar dibandingkan dua puluh hari sebelumnya. Sepuluh hari terakhir juga merupakan puncak atau penentuan dari ibadah yang telah kita lakukan selama tiga puluh hari. Kita sangat dianjurkan untuk melakukan ibadah sebaik mungkin sehingga mendapatkan pahala yang berkah serta dijauhkan dari siksa api neraka. Begitu banyak fadhilah dan keistimewaan di masa terakhir ini, antara lain :

  1. hari ke-21 Allah swt melapangkan kubur bagi makhluk-Nya
  2. hari ke-22 menyelamatkan dari keganasan malaikat Munkar dan Nakir
  3. hari ke-23 pahala yang kita lakukan sama seperti memberi makan setiap anak yatim. Sungguh keutamaan yang luar biasa indah
  4. hari ke-24 diberi pahala seperti seribu orang yang sakit
  5. hari ke-25 memberi makan dan minum, tidak takut dan tidak sedih,
  6. hari ke-26 Allah swt memandang kalian dengan kasih sayang-Nya
  7. hari ke-27 seperti menolong setiap mukmin dan mukminah
  8. hari ke-28 Allah SWT menjadikan bagi kalian surga Al-Khuld seratus ribu kota dari cahaya
  9. hari ke-29 Allah SWT memberi kalian beribu-ribu kediaman dan di setiap kediaman terdapat menara putih
  10. hari ke-30 Allah SWT mencatat bagi kalian pahala setiap hari.

Penulis : Ich@

Sumber : dikutip dari laman website dalamislam.com

Pos-pos Terbaru

  • Prosedur Pendaftaran E-Pustaka UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Pelatihan Mendeley
  • LIBFEST
  • Layanan Repository
  • Serah Simpan Karya Tugas Akhir Mahasiswa

Arsip

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • April 2025
  • September 2024
  • Juli 2024
  • Februari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019
  • Maret 2019
  • Januari 2019
  • November 2018
  • September 2018
  • Juni 2016
  • Desember 2009

Kategori

  • Artikel
  • Berita
  • E-Pustaka
  • FAQ
  • Kegiatan
  • Layanan Terbaru
  • New Slider
  • Panduan
  • Partnership
  • Pengumuman
  • Portofolio
  • Service
  • Slider
  • tak berkategori
  • Testimoni

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Pos-pos Terbaru

  • Prosedur Pendaftaran E-Pustaka UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Pelatihan Mendeley
  • LIBFEST
  • Layanan Repository
© 2026 Perpustakaan UIN SATU Tulungagung NPP 3504032F1000001 | WordPress Theme: Enlighten