Tulungagung, 29 Agustus 2025 — UPT Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung kembali mengadakan acara Library User Education 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mengikuti rangkain acara PBAK Fakultas, yaitu pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2025, dan diikuti oleh mahasiswa dari FASIH, FTIK, FUAD, dan FEBI.
Acara ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa kepada berbagai layanan dan fasilitas yang tersedia di perpustakaan. Dalam sambutannya, Kepala UPT Perpustakaan, Dr. Yudi Krisno Wicaksono, M.IP., mengungkapkan pentingnya pemahaman yang baik mengenai perpustakaan sebagai sumber informasi yang modern dan lengkap.
Sebagai perpustakaan paling modern nomor satu di Jawa Timur, UPT Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah dilengkapi dengan teknologi sirkulasi Bibliotheca. Teknologi ini memudahkan mahasiswa dalam mengakses berbagai koleksi buku dan sumber informasi lainnya secara cepat dan efisien.
Fasilitas yang disediakan di perpustakaan sangat beragam. Di lantai satu, terdapat ruang loker, ruang administrasi, toilet, serta lift dan tangga untuk aksesibilitas. Selain itu, mahasiswa juga dapat menggunakan layanan pengembalian dan bookdrop untuk memudahkan proses peminjaman dan pengembalian buku.
Lantai kedua, yang dikenal sebagai area “instagramable”, menawarkan ruang e-resources, book corner, dan area diskusi. Ruang kepala perpustakaan, ruang pengolahan koleksi, dan ruang pengembangan koleksi juga tersedia di lantai ini, lengkap dengan mushola dan toilet.
Di lantai tiga, mahasiswa dapat menemukan ruang koleksi umum, ruang baca, OPAC, dan layanan informasi. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam mencari informasi yang dibutuhkan.
Sementara itu, lantai empat menampung ruang koleksi tugas akhir, ruang koleksi umum, ruang referensi, dan tandon OPAC. Terdapat juga ruang multimedia dan ruang preservasi bahan pustaka, yang semuanya dilengkapi dengan toilet dan akses lift.
Dr. Yudi Krisno Wicaksono mendorong mahasiswa untuk aktif mengunjungi perpustakaan dan memanfaatkan semua fasilitas yang tersedia. “Perpustakaan bukan hanya tempat untuk meminjam buku, tetapi juga sebagai pusat belajar dan diskusi,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan Library User Education ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih mengenal dan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar yang optimal. Acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan keterlibatan mahasiswa dalam dunia literasi. (*)
